Laman

3.12.11

Debu-debu beterbangan

Trotoar rusak
Asap Jalanan
Supir bus ugal-ugalan kejar setoran
Angkot menyumbat jalan
Seven Eleven

Bapak-bapak berseragam abu-abu menyetop kendaraan, memalak demi uang dua puluh ribuan
Pengendara scoopy sok jadi anak scooter
Cewek-cewek hore dengan rambut rebonding-an menjinjing louis vuitton imitasi
Mas-mas berambut mengkilap berlumuran gel dengan gigi dipugar besi
Anak-anak sekolah mengganti tentengan tempat minum dengan ponsel china Nexian
Pengamen menyanyikan lagu yang seragam, side A Armada dan side B Wali
Bau parfum oplosan
Penebangan pohon peneduh jalan, buat bikin Pom bensin baru
Sepasang kekasih korban sinetron mesum di taman
Asap rokok bolak-balik masuk pernapasan
Orang minta sumbangan lengkap dengan jas almamater
Warnet jadi sekolah dan rumah kedua bagi maniak game online
Gerombolan berbaju putih mengumbar sikap anarkis mengatasnamakan agama
Ibu-ibu bergosip tentang tetangga yang punya mobil baru
Pegawai kantoran bertampang datar setiap hari mengalami Dejavu
Pegawai negeri belanja-belanja cantik tanpa takut telat, tanpa takut dipecat
Band-band kacangan dengan instrumen mahal untuk sekedar lipsync musik melayu di acara musik setiap pagi
Kamera SLR cuma dijadikan accessories
Tante-tante dengan hidung mancung merk Haji jeje, plus tampang pucat akibat krim pemutih berkomposisi merkuri
Pamong praja titisan pak camat lirak-lirik cari apapun yang bisa 'diangkut' buat 'oleh-oleh' penggusuran rumah makan kali ini




Semuanya itu adalah debu. Debu yang setiap hari membuat mata saya iritasi, membuat kotoran telinga saya menumpuk, dan membuat hidung saya pedas sehingga sulit bernapas.

30.11.11

Hujat Hujan

Diluar hujan, didalam berkabut
Ac kamar dengan pongahnya merasa dirinya menghisap kretek, menghembus lega lingkar-lingkar asap.
Brengsek. Raba selimut malah sarung yang teraih.
Kain 1xo.5 meter coba selimuti. Ditarik tutup muka telapak kaki beku. Ditarik tutup kaki gigi gemeretak.
Mata malas membelalak, badan enggan beranjak.
Raba-raba cari kaus kaki, yang terambil malah majalah Rolling Stone lama.
Sialan. Tak apalah lumayan buat digelar dimuka untuk tameng melawan dingin.
Jarum jam terjangkit sindrom siput, berlari lamban menggenapkan detik demi detik.
Pagi enggan muncul, padahal ditunggu gundah gulana.
Petir menghentak-hentak sekilas terdengar beat musik trance.
Bukannya asik malah bikin jantung bolak-balik mau copot.
Kilat kedap-kedip menakut-nakuti, tapi takutnya terlalu sering jadi terbiasa.
Anggap lampu disko, atau ada konser Bjork.
Abang, akhirnya si pagi nongol juga.
Tapi satu lagi hal busuk menunggu. Water Heater mati.
Kaki yang jadi es belum bisa dicairkan, sayang sekali.
Sayang sekali lagi, air yang juga sedingin es sudah siap dimuntahkan shower, mau membekukan dua kali telapak ditambah dua kali lima jari mungil.
Oh november, tolong bilang pada Desember, jangan mengutus hujan malam-malam kerumah!

22.11.11

Happy Birthday!

"If you’re gonna be dumb, you gotta be tough
When you get knocked down, you gotta get back up"


Happy 33rd anniversary Karen O!



Photobucket

21.11.11

Blood Party

I took pictures on Idul Adha. There's red everywhere. May the cows and goats rest in peace.



Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

29.9.11

It's September, and a week ago was my born day. Got cute things from my bestfriends.

Photobucket

A cute painting from Renny, a couple Hijab from Dita. I got that LOL eyeglass :P

Photobucket


Dya know? I made this little 'Jirapah' pillow case =D


Photobucket



Photobucket

I put my wish here.

25.9.11

Current

Photobucket
I've Attended to a nice garden party. There's lot of eye catching view, so me and my camera did collaborate to catch some.


Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket
I was a girl who couldn't keep the flower on my shoe. You can look here. =D